Ekstrak Bangle ( Zingiber purpureum Rosc.) Memperbaiki Peradangan Kolon dan Meningkatkan Autophagy melalui Modulasi Jalur AMPK/mTOR/NFκB pada Model Kolitis Tikus

Ekstrak Bangle ( Zingiber purpureum Rosc.) Memperbaiki Peradangan Kolon dan Meningkatkan Autophagy melalui Modulasi Jalur AMPK/mTOR/NFκB pada Model Kolitis Tikus

ABSTRAK
Bangle, tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili jahe dengan khasiat antiinflamasi, belum banyak diteliti dalam pengobatan kolitis ulseratif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek ekstrak Bangle (BaE) terhadap inflamasi dan autofagi di kolon tikus yang mengalami kolitis akibat dekstran sulfat natrium (DSS). Tikus jantan C57BL/6J dibagi menjadi empat kelompok: kontrol, DSS + 0% BaE, DSS + 1% BaE, dan DSS + 3% BaE. Kelompok BaE diberi diet BaE selama 3 minggu, diikuti dengan seminggu tambahan diet BaE dan 3% DSS di dalam air. Kelompok kontrol menerima diet chow standar dan air selama 4 minggu. Kadar leusin-kaya α2-glikoprotein (LRG) plasma, jumlah makrofag, dan kadar faktor nuklir kappa B (NFκB) p65, faktor nekrosis tumor-α (TNF-α), adenosin monofosfat-diaktifkan protein kinase (AMPK), peroksisom proliferator-diaktifkan reseptor γ koaktivator-1α (PGC-1α), target mekanistik rapamycin (mTOR), dan penanda autofagi dianalisis. Pada kelompok DSS + 0% BaE, kadar LRG, jumlah makrofag, protein NFκB p65, dan kadar mRNA TNF-α secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Namun, pada kelompok DSS + 3% BaE, kadar ini berkurang secara signifikan. Selain itu, kadar PGC-1α dan AMPK terfosforilasi meningkat, sementara kadar mTOR terfosforilasi menurun, dan kadar penanda autofagi protein 1 rantai ringan 3B (LC3B)-II yang terkait dengan mikrotubulus meningkat pada kelompok DSS + 3% BaE. BaE dapat memperbaiki peradangan kolon dan meningkatkan autofagi melalui modulasi jalur AMPK/mTOR/NFκB pada kolitis yang diinduksi DSS.

You May Also Like

About the Author: sipderman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *